Kabar Sehat
You are here: Home / Informasi Kehamilan / Berbagai Macam Sayuran yang Baik untuk Ibu Hamil Muda

Berbagai Macam Sayuran yang Baik untuk Ibu Hamil Muda

. Dalam kenyataan, ada sebagian orang yang tidak untuk mengkonsumsi sayur-sayuran karena ada yang bilang sayuran itu tidak enak, lalu ada pula yang lebih suka makan yang hanya lauk saja tanpa di dampingi dengan sayuran dan buah-buahan. Padahal jika kita pintar-pintar mengolahnya, sayuran dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan yang sangat enak dan menggugah selera. Untuk dunia kecantikan pun, sayuran dapat bermanfaat atau merupakan salah satu bahan alami yang akan membuat tubuh dan kulit kita nampak segar secara alami. Selain itu, seperti halnya anak-anak yang dalam masa pertumbuhan sayuran juga bermanfaat bagi ibu yang sedang hamil muda. Berikut beberapa sayuran yang baik untuk ibu hamil muda.

Sayuran-yang-baik-untuk-ibu-hamil-muda

Sayur-sayuran diperlukan bagi ibu muda karena juga saat hamil muda, kondisi sebagian besar wanita akan mengalami yang namanya morning sick atau mual-mual dan muntah-muntah. Dalam kondisi tersebut biasanya mereka jadi tidak nafsu makan padahal diri mereka dan janin yang ada di dalam rahim mereka memerlukan gizi yang baik. Untuk itu sayuran merupakan alternatif pilihan makanan sehat. Sayuran yang baik untuk ibu hamil muda antara lain ialah pada dasarnya semua sayuran baik untuk ibu yang sedang hamil muda, namun kandungan gizi di setiap sayuran berbeda-beda. Tentunya kandungan gizi yang diperlukan ibu hamil lebih besar daripada wanita-wanita biasa yang tidak sedang hamil, karena apapun yang dikonsumsi si ibu harus diperhatikan demi pertumbuhan sang jabang bayi. Ya, sayur-sayuran yang berwarna hijau tentunya yaitu brokoli, sawi hijau, bayam, wortel untuk mata bagi sang ibu dan bagi janin.

Sayuran yang baik untuk ibu hamil muda itu pun juga harus diperhatikan pada saat pemasakannya. Yang terpenting ialah jangan terlalu matang atau terlalu mentah. Karena jika terlalu matang saat pemasakan, kandungan zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh tersebut akan rusak dan hilang. Sedangkan jika belum matang atau mentah, tentunya sangat tidak baik pula, karena ditakutkan akan mengandung zat pestisida yang masih menempel dalam sayuran tersebut, kecuali sayuran-sayuran organik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top