Kabar Sehat
You are here: Home / Kesehatan Anak / Cara Mengatasi Bisul Di Kepala Pada Bayi

Cara Mengatasi Bisul Di Kepala Pada Bayi

Cara Mengatasi Bisul Di Kepala Pada Bayi Yang Efektif

KonsultasiSehat.com. Bisul adalah salah satu penyakit yang menyebalkan bagi kita semua dan cukup membuat malu karena menandakan kita tidak melakukan pola hidup sehat dan bersih. Tentunya akan muncul rasa panas, nyeri, dan gatal-gatal pada daerah yang terserang oleh si bisul ini.

cara mengatasi bisul di kepala pada bayi

Kalau bagi orang dewasa saja penyakit bisulan ini sangat mengganggu, apalagi bagi anak-anak yang masih bayi. Sangat mengganggu sekali tentunya. Bisul ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh. Wajah, paha, ketiak, lengan, kaki, pantat, anus, bahkan kepala pun dapat diserang oleh penyakit yang menyebalkan ini.

Dari itu kita harus membekali diri kita dengan berbagai pengetahuan dan wawasaan, termasuk mengetahui bagaimana cara mengatasi bisul di kepala pada bayi. Akan sangat kasihan ketika si bayi yang lucu terkena penyakit ini dan ia akan sering rewel seharian karena si bisul yang datang tak diundang itu.

Cara mengatasi bisul di kepala pada bayi yakni bisa kita lakukan dengan cara di bawah ini.

1 . Kita dapat melakukan pertolongan pertama pada bayi yang terlihat sudah terinfeksi oleh si bisul dengan cara mengompres kepala bayi dengan air hangat. Hal ini dilakukan aga dapat meningkatkan sirkulasi darah ke daerah tersebut.

2 . Gunakanlah produk-produk khusus bayi, seperti sabun bayi agar kulit tidak mudah kering agar menghambat keluarnya keringat yang dapat memudahkan kulit terinfeksi bakteri.

3 . Jangan lakukan pemaksaan untuk memecahkan bisul. Hal ini justru akan memberikan trauma pada kulit si bayi, terlebih lagi kulitnya masih sangat sensitif.

4 . Lakukanlah pengobatan secara tradisional dengan menggunakan daun kamboja yang dicampurkan dengan minyak kelapa dan tempelkan pada bisul di kepala si bayi. Jangan tutupi nanah di mata bisul.

Itulah langkah efektif yang dapat digunakan sebagai cara mengatasi bisul di kepala pada bayi yang masih sangat sensitif. Jangan sampai kita salah melakukan teknik pengobatan pada si kecil karena tubuhnya yang masih sangat rentan dan belum memiliki kekebalan tubuh yang belum optimal layaknya orang dewasa. Jika setelah dua minggu belum sembuh, langsung hubungi dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top