Kabar Sehat
You are here: Home / Kesehatan Anak / Cara Mengobati Batuk Pada Bayi Usia 2 Bulan

Cara Mengobati Batuk Pada Bayi Usia 2 Bulan

Tips Sederhana dan Efektif Cara Mengobati Batuk Pada Bayi Usia 2 Bulan

KonsultasiSehat.com. Memiliki seorang bayi di tengah-tengah keluarga kecil anda, merupakan hal yang sangat membahagiankan anda.

cara mengobati batuk pada bayi usia 2 bulan

Bayi yang dititipkan tuhan tersebut merupakan anugrah dan amanah terbesar dalam hidup anda. maka, anda harus benar-benar merawat dan mengurusnya hingga besar kelak. Di dunia ini tidak ada yang menginginkan anaknya sakit, namun datangnya penyakit ialah dari tuhan, manusia hanya bisa berikhtiar dan berdoa.

Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang cara mengobati batuk pada bayi usia 2 bulan. Kenapa harus ditekankan pada anak usia dua bulan? Hal ini dikarenakan perawatan dan pengobatan bayi pada rentang usia tertentu memerlukan perlakuan khusus dikarenakan usianya. Mari kita simak pembahasannya berikut ini.

Batuk dan pilek yang menyerang bayi bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, faktor kebersihan lingkungan bayi, kedua orang lain yang kontak dengan bayi tersebut, ketiga cara merawat dan  mengasuh bayi anda, dan beberapa penyebab lainnya. Sedangkan untuk penyebab munculnya penyakit ini hanya bisa dibagi ke dalam dua jenis.

Pertama, yang disebabkan oleh bakteri, dan kedua yang disebabkan oleh virus. Penyakit pilek ini disebabkan oleh sekelompokvirus RNA. Cara mengobati batuk pada bayi usia 2 bulan ini sangatlah mudah dan sederhana, namun cara sederhana tersebut sudah terbukti efektif menyembuhkan pilek dari bayi anda. Gejala penyakit ini ialah, demam tinggi dengan suhu 38.5 derajat celcius, di hidung tersumbat, dan ada carian bening di hidung bayi anda.

Cara mengobati batuk pada bayi usia 2 bulan yang dimaksud dalam artikel ini ialah, pertama, saat bayi anda terserang pilek, jangan pernah menghentikan pemberian ASI. Selain kandungandari ASI yang sangat baik untuk kebutuhan nutrisi dan gizi sang bayi, sehingga bisa membantu melawan pilek, juga gerakan bayi saat menghisap ASI langsung dari sang ibu, bias mencegah penyebaran atau penginfeksian bakteri. Saat menghisap ASI, saluran kerongkongan dan telinga akan tertutup oleh gerakan eustachius, maka penyebaran bakteri ke telinga bisa dihindari. Demikian pembahasan kali ini semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top