VIRAL Diminta Mantan Kembalikan Uang Jajan saat Pacaran, Wanita Ini Beri Setumpuk Recehan

Baru baru ini, unggahan seorang wanita asal Surabaya di akun Twitter pribadinya menjadi viral. Hal tersebut bermula saat wanita bernama Rara ini mengunggah sebuah cerita di mana dirinya diminta untuk mengembalikan uang yang pernah diberikan mantan pacarnya. Cerita itu diunggah Rara di akun Twitter pribadinya, @racheljosunday, Rabu (18/3/2020). Mulanya, Rara mengunggah sebuah foto percakapannya dengan

2 ODP Corona di Solo Datangi Tempat Ramai, Ini Imbauan Polisi dan Gugus Tugas

Dua orang dalam pemantauan (ODP) virus corona di Kota Solo dikabarkan keluar rumah daripada mengisolasi diri di dalam rumah. Satu orang keluar rumah untuk membantu tetangganya yang punya acara hajatan. Sementara satu orang lainnya dikabarkan pergi ke pusat perbelanjaan di Kota Solo. Menanggapi hal tersebut, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Solo, Ahyani

Perpustakaan di Chiba Jepang Dibuka Kembali dengan Berbagai Antisipasi Anti Virus Corona

Sekitar 100 fasilitas umum pemerintah di Chiba telah ditutup sejak awal Maret 2020 sebagai antisipasi virus Corona. Namun hari ini, Selasa (17/3/2020) sebuah perpustakaan pemda di Chiba dibuka dengan berbagai antisipasi menghadapi virus corona. "Kami memutuskan fasilitas yang akan dimulai kembali sambil memeriksa status fasilitas, antara lain perpustakaan. Kami harus bertahan hidup ketika mencoba menyeimbangkan

UPDATE RANKING BWF 2020 Pasca All England: Praveen/Melati Tembus 4 Besar, Anthony Ginting Anjlok

Usai turnamen bulutangkis All England 2020 akhir pekan lalu, akun membagikan update perkiraan ranking BWF sementara. Dalam update peringkat sementara, kenaikan peringkat didapatkan Praveen/Melati yang baru saja menjadi jawara All England 2020 sektor ganda campuran. Pasangan Praveen/Melati berhasil tembus ranking empat besar dunia sekaligus peringkat terbaik dalam karir mereka. Sementara, kegagalan tampil menawan di All

Praperadilan Sang Buron Kembali Kandas

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Hariyadi menolak praperadilan dari tersangka suap dan gratifikasi Rp46 miliar, mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi cs, terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hakim menyatakan penetapan tersangka dari KPK kepada Nurhadi cs adalah sah secara hukum. Hal itu disampaikan hakim tunggal Hariyadi saat membacakan putusan praperadilan di PN Jakarta Selatan, Senin (16/3).