Profesi Apakah yang Tidak Dapat Tergantikan dengan Kemajuan Digitalisasi? TVRI SMA Selasa, 14 Juli

Berikut jawaban profesi apakah yang tidak dapat tergantikan dengan kemajuan digitalisasi? TVRI Belajar dari Rumah SMA Selasa, 14 Juli 2020. Pada Selasa, pukul10.05 hingga 10.30 WIB, untuk siswa SMA akan belajar mengenai Vokasi Pilihan Masa Depan. Siswa menyaksikan tayangan secara seksama agar dapat menjawab soal yang diberikan pada akhir segmen.

Apabila mengalami kesulitan, siswa dapat berdiskusi dengan orang tua atau guru. Menurut pendapatmu, profesi apakah yang tidak dapat tergantikan dengan kemajuan digitalisasi? Mengapa demikian? Profesi yang tidak dapat tergantikan dengan kemajuan digitalisasi adalah profesi yang melibatkan kreatifitas di antaranya, seni, dokter, chef, pengembang software, vlogger, blogger, dan lain sebagainya.

Karena teknologi digital tidak bisa melampaui kemampuan manusia dalam hal kreatifitas dan interaksi sosial. Di masa pandemi ini, profesi apa sajakah yang sangat berperan di masyarakat? Berilah penjelasan! Profesi yang sangat berperan yakni:

Dokter Tenaga medis Polisi

Profesi profesi tersebut merupakan garda terdepan dalam melawan penyebaran Covid 19. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga bahkan jiwa dalam menjalankan tugasnya. Bermain Matematika dan Sains (RR)

Aku dan Teman Baru Pertumbuhan pada Tumbuhan Penerapan Konsep Matematika dalam Kehidupan Sehari hari

Lesson 1: Welcome! (Selamat Datang!) Vokasi Pilihan Masa Depan (RR) PSBB dan Banyak Anak di Rumah (RR)

Film "Nyai" Sesuai informasi pada laman Kemdikbud.go.id, program Belajar dari Rumah akan berjalan selama tiga bulan. "Untuk sementara, program ini direncanakan akan dimulai pada Senin, 13 April 2020, dan akan berjalan selama tiga bulan hingga Juli 2020," jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud), Hilmar Farid, menjelaskan program Belajar dari Rumah ini dijadwalkan setiap Senin hingga Jumat, untuk pembelajaran dengan total durasi tiga jam per hari untuk semua tayangan. "Jadi masing masing ada setengah jam. Setengah jam untuk PAUD, setengah jam untuk kelas 1 sampai kelas 3 SD, setengah jam untuk kelas 4 sampai kelas 6 SD, dan setengah jam masing masing untuk SMP, SMA, dan parenting ," tutur Hilmar. Hilmar juga menjelaskan, materi program diambil dari berbagai sumber.

Sebagian besar materi sudah diproduksi Kemendikbud melalui Televisi Edukasi (TVE) maupun produksi dari pihak dicontohkan sumber materi dari luar Kemendikbud, yakni Jalan Sesama untuk jenjang PAUD. Selain itu, Hilmar juga menjelaskan terkait program kebudayaan yang akan ditayangkan pada Sabtu dan Minggu. Nantinya terdapat durasi tiga jam khusus untuk program program kebudayaan, antara lain gelar wicara (talkshow),podcast, kesenian, danmagazinetentang perkembangan budaya dari seluruh Indonesia.

Sedangkan pada malam hari akan ditayangkan film Indonesia pilihan dari berbagai genre seperti film anak, drama, dan dokumenter. Hilmar menambahkan, Kemendikbud telah menyiapkan sekitar 720 episode selama 90 hari untuk program Belajar dari Rumah yang ditayangkan di TVRI.